KA Argo Sindoro Menabrak Mobil dI Tambun Bekasi

KA Argo Sindoro Menabrak Mobil dI Tambun Bekasi

KA Argo Sindoro Menabrak Mobil dI Tambun Bekasi – KA Argo Sindoro relasi Semarang-Gambir telah terlibat kecelakaan dengan salah satu mobil Toyota Avanza hitam. Kecelakaan itu berawal dari mobil yang sedang mogok di tengah rel.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan saat ini pihaknya bersama dengan stakeholder lainnya tengah melakukan evakuasi terhadap mobil yang masih tersangkut di lokomotif KA Argo Sindoro. Bambang Suherman (51), penjaga pintu lintasan rel di Gang Walet mengatakan bahwa mobil berangkat dari arah Jalan Stadion, Tambun, Kabupaten Bekasi menuju Gang Walet. Sebelumnya mobil tersebut sudah menyeberang namu tiba-tiba mobil tersebut mengalami mogok di tengah lintasan rel.

“Mobil dari arah Jalan Stadion, Cikarang, pas palangnya ditutup (palang di seberang) mesinnya mati,” kata Bambang Suherman.

Melihat mobil itu mogok, warga yag ingin menyeberang kemudian meneriaki penumpang mobil untuk keluar karena melihat kereta sudah mendekat. Saat diteriaki, namun hanya dua orang saja yang keluar dari mobil melalui kursi depan.

“Isinya tiga orang, ibu-ibu dan anak keluar dari pintu depan. Seorang bapak yang nyetir belum turun, mungkin mau usaha buat nyalain mobil,” ujar Bambang.

Baca Juga : Status Sebagai Tersangka Mardani H Maming Dicegah ke Luar Negeri

Nahasnya, mobil itu pun tak kunjung menyala ketika kereta terus mendekat. Dan tabrakan pun tak terhindarkan. Mobil itu pun terseret hingga sekitar 1 km sehingga pengemudi meninggal dunia.

“Enggak sempat turun dia. Jadinya tertabrak dan terseret sampai di sana (sekitar 1 km jauhnya),” ungkapnya.

Akibat kecelakaan itu, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan bahwa KA Argo Sindoro juga mengalami sejumlah kerusakan salah satunya pada bagian motor wessel. ia juga tak lupa untuk mengingatkan agar seluruh masyarakat pengguna jalan dapat lebih berhati-hati sebelum melintas di jalur Kereta Api. Ia juga meminta agar para pengguna jalan dapat menggunakan perlintasan sebidang yang resmi yang telah dilengkapi dengan palang pintu, sirine untuk keselamatan bersama.

Ia juga mengatakan bahwa perlintasan liar tempat terjadinya kecelakaan mau itu nantinya akan ditutup dalam waktu dekat. Langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan KAI untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan perjalanan KA serta masyarakat.

 

BACA INFO BERITA LAINNYA DI PENGENVIRAL.COM

Exit mobile version