Ustaz Yusuf Mansur Menang Atas Kasus Tabung Tanah

Ustaz Yusuf Mansur Menang Atas Kasus Tabung Tanah

Ustaz Yusuf Mansur Menang Atas Kasus Tabung Tanah – Kabar kali ini datang dari Ustaz Yusuf Mansur, belakangan kali ini ia tengah dihadapi oleh beberapa kasus yang berhubungan dengan investasi.

Terdapat empat gugatan perdata yang ditunjukan kepada Ustaz Yusuf Mansur, keempay gugatan itu dilayangkan di dua Pengadilan Negeri (PN) yang berbeda. Yaitu tiga gugatan berada di PN Tangerang dan satu gugatan di PN Jakarta Selatan. Bahkan dalam salah satu gugatan tersebut, Yusuf Mansur dituntut untuk membayar ganti rugi hingga Rp 98,7 triliun.

Dalam gugatan itu pun memiliki variasi kasus investadi yaitu mulai dari dana hotel haki hingga soal batu bara. Ia digugat 98,7 Triliun atas Dugaan Wanprestasi, Gugatan pertama yaitu soal adanya dugaan wanprestasi yang dilayangkan ke PN Jakarta Selatan atas nama Zaini Mustofa. Gugatan yang dilayangkan terdaftar pada 11 Januari 2022 lalu.

Yusuf Mansur merupakan tergugat III dan tergugat yang lalin adalah PT Adi Partner Perkasa (tergugat I), Adiansyah (tergugat II), dan Baitul Mal Wattamwil Darussalam Madani (tergugat IV). Bahkan dalam perkara itu, ia dan tergugat lainnya dituntut agar membayar total kerugian sebesar Rp 98,7 triliun.

Baca Juga : Sandra Dewi Sedang Hamil Anak Ketiganya

Namun Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang telah menolak gugatan terhadap Ustaz Yusuf Mansur di kasus menabung tanah. Dengan demikian, Ustaz Yusuf tidak perlu membayar ganti rugi seperti yang sudah dituntut oleh penggugat. Sidang putusan telah digelar pada hari ini, Rabu (22/6), Saat ini ia tengah berada di luar negeri, sehingga sidang diwakili oleh pengacaranya yakni Ariel Muchtar.

“Dengan ini mengabulkan eksepsi tergugat dalam pokok perkara dan dinyatakan gugatan penggugat tidak diterima,” ujar Hakim Ketua.

Atas kasusnya itu, Yusuf Mansur sempat memohon doa agar sidang putusan dapat berjalan lancar. Ia juga mengaku akan mencoba untuk ikhlas terhadap apapun hasil putusan sidang yang nantinya akan dibacakan oleh majelis hakim.

“Dari lubuk hati terdalam, doain. Untuk keputusan terbaik dari Allah. Saya mau belajar manut, ikhlas, ridha, dan sangat mau belajar percaya sama Allah,” ungkapnya.

Ia juga sempat mengatakan. sebagai warga negara yang baik akan mengikuti seluruh proses hukum yanng sedang berjalan.

 

BACA INFO BERITA LAINNYA DI PENGENVIRAL.COM